Jumat, 17 Juli 2009
DIAMLAH
DIAMLAH
Seorang gadis hibahkan senyum
luluhlah aku lagi
terdiamlah aku lagi
begitu indah tak lelah mata
begitu teduh masuk ke serambi jantung
hingga sel-sel darah
seorang gadis itu menawan ku di sini
ku nikmati dendam rindu
rindu yang tertahan tanah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Berilah komentar yang ikhlas, santun, dialektika yang yang positif
‹
›
Beranda
Lihat versi web
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Berilah komentar yang ikhlas, santun, dialektika yang yang positif